Bekas Jerawat/Luka Kemerahan

Author dr. Jennie Novita Solihin;
Last updated on Apr 29, 2021
Kondisi ini ditandai dengan adanya bekas jerawat berwarna kemerahan yang menyeluruh tanpa telangiectasia. PIE disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah kecil pada permukaan kulit yang terjadi saat penyembuhan luka akibat radang dan diperburuk oleh penipisan epidermis. PIE umumnya terjadi karena penggunaan skincare yang mengiritasi, memencet jerawat atau  sinar ultraviolet (UV). Berbeda dengan kemerahan lainnya, PIE tidak hilang dengan penekanan.

Penanganan atau Pengobatan Eritema Pasca Inflamasi

  1. Vascular Laser -  Pulsed Dye Laser (PDL)

Pengobatan untuk mengatasi kemerahan bisa menjadi langkah awal dan efektif untuk memperbaiki jaringan parut pada bekas luka jerawat secara keseluruhan. PDL adalah pilihan utama dan standar emas/gold standard untuk PIE. PDL, sebagai laser, hanya menghasilkan satu panjang gelombang cahaya sehingga digunakan untuk mengobati hanya satu kondisi kulit pada suatu waktu. Namun PDL menggunakan cahaya yang lebih kuat dari IPL. PDL dapat mengurangi kemerahan sebanyak 68% dan dapat meningkatkan produksi kolagen, namun untuk pengobatan PIE secara tuntas seringkali membutuhkan beberapa perawatan. 


    • Light Laser – Intense Pulsed Light Therapy (IPL)

Terapi Intense Pulsed Light memancarkan cahaya ultraviolet atau gelombang cahaya lain yang polikromatik, berarti ia dapat memancarkan beberapa panjang gelombang sekaligus namun selektif di mana energi laser diserap oleh target sehingga tidak menyebabkan kerusakan signifikan pada jaringan di sekitarnya. Terapi IPL tergantung dari panjang gelombangnya dapat memberikan hasil dan efek yang berbeda, IPL dapat mengobati beberapa kondisi kulit sekaligus.  Pada PIE, broad filtered IPL dengan gelombang 555-950nm ditemukan dapat mencapai perbaikan klinis setidaknya 25 - 50% lebih baik dibandingkan filter 530 - 750nm. 


IPL dapat digunakan sebagai alternatif pasien dengan eritema jerawat persisten karena secara bersamaan dapat merawat jerawat dan eritema, mengurangi produksi sebum dan memperbaiki tekstur serta warna kulit dengan efek samping ringan . Secara keseluruhan, IPL menjadi pengobatan yang efektif karena dapat ditoleransi dengan baik, ekonomis dan aman, tetapi optimalisasi parameter perawatan dan pengalaman operator sangat penting untuk mencapai hasil yang diinginkan.


  • Perawatan topikal atau Skincare

Bekas jerawat PIE tidak disarankan ditangani hanya dengan perawatan topikal saja atau menggunakan skincare. Namun penggunaannya baik dikombinasi untuk mencegah perburukan PIE dan merawatnya dengan menggunakan skincare atau perawatan wajah yang bersifat soothing dan calming, contohnya dengan kandungan centella asiaticagreen tea/teh hijau, atau allantoin. Hindari eksfoliasi berlebih untuk mencegah iritasi lebih lanjut. Sediaan topikal lainnya seperti bromonidine, niacinamide, vitamin C dan asam azelaic juga dapat memberikan efek sementara mengurangi eritema kulit. Jangan lupa juga untuk menggunakan sunscreen setiap harinya untuk mencegah perburukkan dari sinar ultraviolet (UV).


    • Centella asiatica – ia memiliki sifat moisturizing dan anti-inflamasi sehingga efektif untuk mengurangi kemerahan di wajah dan dapat mencegah penuaan (anti-aging). 
    • Allantoin – dapat menenangkan dan melindungi kulit. Allantoin mampu membantu menyembuhkan kulit dan menstimulasi pertumbuhan jaringan baru dengan efek keratolitik (ia membantu menyeimbangkan keratinisasi kulit yang dapat membuat kulit terasa lebih halus). 
    • Green tea atau teh hijau – adalah antioksidan yang memiliki efek anti inflamasi dan antimikrobial. Ia dapat untuk mencegah PIE karena dapat mengatasi kerusakan akibat sinar UV, mengatasi kemerahan dan iritasi.
    • Azam azelaic: adalah asam dikarboksilat yang sangat efektif dan sering digunakan sebagai perawatan jerawat dan rosacea karena sifat anti-inflamasinya dan antibakteri. Sifat anti-inflamasi dari agen ini adalah apa yang tampaknya bertanggung jawab untuk pengurangan eritema wajah secara signifikan.
    • Niacinamide - dapat memperbaiki skin barrier, mengontrol produksi sebum, mencerahkan dan menghidrasi kulit. Penelitian telah menunjukkan perbaikkan moderat eritema wajah setelah penggunaan Niacinamide secara konsisten selama empat minggu.
    • Vitamin C - antioksidan dan memiliki sifat anti-inflamasi yang efektif untuk mengurangi eritema wajah. 
    • Bromonidine - dihipotesiskan dapat membantu meregulasi hasil eritema karena disregulasi respon vasomotor di kulit, yang menyebabkan ke pelebaran pembuluh darah wajah yang abnormal. Aplikasi topikal gel brimonidine dapat mengurangi eritema dengan menyempitkan pembuluh darah wajah yang melebar sehingga dapat mengurangi kemerahan (khususnya pada rocasea).

Masih sangat sedikit data atau studi klinis yang tersedia pada perawatan untuk PIE sehingga kemanjuran jangka panjang masih belum diketahui. Masih diperlukan studi lebih lanjut untuk memberikan pedoman klinis yang lebih baik untuk metode pengobatan dan alternatif untuk perawatan, termasuk obat topikal dan sistemik.


 

Mathew ML, Karthik R, Mallikarjun M, Bhute S, Varghese A. Intense Pulsed Light Therapy for Acne-induced Post-inflammatory Erythema. Indian Dermatol Online J. 2018;9(3):159‐164. doi:10.4103/idoj.IDOJ_306_17

Bae-Harboe, Yoon-Soo Cindy, and Emmy M Graber. “Easy as PIE (Postinflammatory Erythema).” The Journal of clinical and aesthetic dermatology vol. 6,9 (2013): 46-7.

Lee, D., Choi, Y., Min, S., Yoon, M. and Suh, D., 2009. Comparison of a 585-nm pulsed dye laser and a 1064-nm Nd:YAG laser for the treatment of acne scars: A randomized split-face clinical study. Journal of the American Academy of Dermatology, [online] 60(5), pp.801-807. Available at: <https://www.jaad.org/article/S0190-9622(08)02454-7/abstract> [Accessed 2 October 2019].

Ratz-lyko, A., Arct, J. and Pytkowska, K., 2016. Moisturizing and antiinflammatory properties of cosmetic formulations containing Centella asiatica extract. Indian Journal of Pharmaceutical Sciences, [online] 78(1), p.27. Available at: <https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4852572/> [Accessed 14 November 2019].

Fowler J et al. Efficacy and Safety of Once-Daily Topical Brimonidine Tartrate Gel 0.5% for the Treatment of Moderate to Severe Facial Erythema of Rosacea: Results of Two Randomized, Double-Blind, Vehicle-Controlled Pivotal Studies. Journal of Drugs in Dermatology. 2013; 12:650-656.

Fowler J, Jarratt M, Moore A, Meadows K, Pollack A, Steinhoff M, Liu Y, Leoni M; Brimonidine Phase II Study Group. Once-daily topical brimonidine tartrate gel 0·5% is a novel treatment for moderate to severe facial erythema of rosacea: results of two multicentre, randomized and vehicle-controlled studies. Br J Dermatol. 2012 Mar; 166(3):633-41.