Kulit Berminyak

Author dr. Jennie Novita Solihin;
Last updated on Apr 29, 2021
Kulit berminyak

Tipe kulit adalah sesuatu yang dipengaruhi dari genetik dan dapat dipengaruhi dari cuaca, perawatan wajah dan hormon sehingga kondisi kulit dapat berubah-ubah (multifaktorial). Kulit wajah berminyak adalah kondisi ketika kelenjar sebasea kulit menghasilkan terlalu banyak minyak atau sebum. Akibatnya kulit terlihat mengkilap dan berkilau. Masalah yang dialami bisa berubah tergantung dari cuaca dan hormon. Meskipun begitu, sebum pada kulit juga bermanfaat untuk melembabkan kulit dan melindungi kulit sehingga orang dengan kulit berminyak biasanya memiliki kulit yang resisten dan tidak rentan iritasi. 

Manifestasi Kulit
Orang dengan kulit berminyak biasanya lebih rentan berjerawat karena lebih rentan terjadinya penyumbatan pori dan formasi komedo. Selain itu, sel-sel kulit mati biasanya lebih sulit untuk luruh dan lepas sehingga kulit dapat terlihat kusam dan pori juga rentan tersumbat.

Orang dengan tipe kulit ini rentan terhadap terjadinya kulit kusam, kulit mengkilap atau tebal, pori-pori tersumbat sehingga terlihat lebih besar, komedo, hingga jerawat. Tidak hanya itu, rambut juga dapat lebih mudah lepek karena kulit kepala yang berminyak. Tanda dan gejala kulit berminyak memiliki tingkatan berbeda-beda tergantung dari tiap orang. Beberapa orang dapat memiliki pori yang kecil walau berminyak karena ukuran pori juga ditentukan dari genetik.

Tips Perawatan
1. Cuci muka setiap pagi dan sore/malam, dan sehabis aktivitas berkeringat. Kalian dapat menggunakan double cleansing method dengan micellar water atau cleansing oil. Direkomendasi: gentle water based cleansers.
2. Gunakan pelembab yang ringan: gel atau lotion yang water based. Kalian dapat menghindari pemakaian night cream atau pelembab malam jika kulit kalian sangat berminyak (tetap gunakan jika kulit kaliah dehidrasi – terasa tertarik, bersisik, iritasi atau kering).
3. Gunakan produk dengan pore minimizing products atau yang mengurani sebum di kulit seperti niacinamide, mushroom extract dan asam salisilat (BHA).
4. Kalian dapat mengganti pelembab dengan menggunakan tabir surya yang memang sudah melembabkan. Gunakan tabir surya SPF 30 dan reapply setiap 3-5 jam. Jika kulit kalian sedang sangat jerawatan, kalian bisa tidak memakai tabir surya untuk sementara tetapi jauhi matahari (memakai topi, jalan di remang-remang, dll)
5. Eksfoliasi kimiawi 2-3x/minggu dengan BHA atau AHA. Rekomendasi: BHA karena oil-soluble.
6. Minimalisir penggunaan make up yang berlebihan dan bersihkan make up dengan metode double cleansing agar tidak menyumbat pori-pori.
7. Pelajari ingredient list dan cara membaca non comedogenic – gunakan produk kosmetik non comedogenic sebisa mungkin.

Kapan perlu ke dokter?
  1. Jika didapatkan masalah berat sebagai manifestasi kulit berminyak seperti jerawat sistik, nodul atau jerawat yang tak kunjung hilang meski sudah dirawat dengan kosmetik.
  2. Jika sudah terlalu banyak komedo pada kulit karena produksi minyak terlalu banyak dan tidak cukup dirawat dengan kosmetik.
  3. Ketombe atau kulit kepala yang sangat gatal dan berminyak.