Apa sih Skin Barrier? Mari Cari Tahu!

Skin barrier adalah lapisan terluar dari tubuh yang secara terus menerus akan terpapar oleh stimulus lingkungan. Fungsi kulit dipelihara oleh dua hal yang penting yaitu keseimbangan kadar air pada stratum korneum dan lipid pada permukaan kulit. Fungsi skin barrier dari epidermis memungkinkan metabolisme biokimia normal, dan melindungi kulit dari kekeringan dan faktor berbahaya eksternal.

Ketombe/Dandruff

Ketombe atau dandruff disebut juga pitiriasis sika dan pitiriasis simpleks adalah kelainan kulit kepala yang ditandai dengan skuama atau sisik berwarna putih keabuan. Ketombe terjadi karena pengelupasan kulit berlebihan di lapisan paling atas kulit (stratum korneum) tanpa disertai peradangan.

Rosacea

Rosacea adalah suatu kondisi kulit sensitif dimana seorang individu lebih rentan mengalami kemerahan (blush / flush). Semua orang dapat mengalami rosacea namun beberapa studi menyatakan bahwa ia adalah faktor genetik/keturunan dan adanya peran sistem imun atau infeksi. 

Psoriasis

Psoriasis adalah peradangan pada kulit yang ditandai dengan ruam merah, kulit kering, tebal, bersisik, dan mudah terkelupas. Psoriasis dapat juga disertai dengan gatal dan nyeri. Psoriasis memiliki predileksi lebih sering pada daerah lutut, siku, punggung bagian bawah, dan kulit kepala.

Dermatitis

Dermatitis atau eksim adalah peradangan kulit akibat respon faktor eksternal seperti bahan kimia (contoh: detergen, asam, basa, oli, semen), fisik (contoh: sinar, suhu), mikro-organisme (bakteri, jamur), atau dan atau faktor internal seperti dermatitis atopik. Dermatitis menyebabkan kelainan klinis berupa efloresensi polimorfik (eritema, edema, papul, vesikel, skuama, likenifikasi) dan keluhan gatal. Dermatitis cenderung bersifat residif dan menjadi kronis.

Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak adalah dermatitis yang disebabkan oleh bahan/substansi yang menempel pada kulit. Terdapat dua jenis dermatitis kontak yaitu dermatitis kontak iritan dan dermatitis kontak alergik.

Dermatitis Atopik

Dermatitis atopik (DA) adalah peradangan kulit berupa dermatitis yang kronis residif, disertai rasa gatal, dan mengenai bagian tubuh tertentu terutama di wajah pada bayi (fase infantil) dan fleksural (lipatan tangan) ekstremitas (pada fase anak). Sampai saat ini, faktor-faktor yang mendasari terjadinya DA bersifat multifaktor seperti faktor genetik, sawar kulit, faktor predisposisi, faktor pencetus, dan faktor lingkungan.